Adstars PPC Indonesia Yang Rugikan Publisher

Adstars Tidak Bayar Publisher - Beberapa waktu yang lalu sekitar bulan Maret atau April kalau tidak salah, pihak Adstars melakukan perubahan di Term Of Service (TOS) mereka secara sepihak dan itu sangat merugika bahkanbisa dikatakan membuat kita sebagai publisher merasa tidak dihargai.

Bayangkan saja komisi hasil klik yang kita kumpulkan atau contohnya saya kumpulkan selama berbulan-bulan yang harusnya sudah dibayarkan sesuai TOS lama batal dibayarkan pihak Adstars karena mereka merubah secara sepihak TOS.

Kalau menurut hukum perjanjian kerjasama kan hal ini tidak dibenarkan, kita sama-sama cari uang dari sini tapi mereka mempersulit kita untuk mengambil komisi dengan merubah TOS dan makin mempersulit pencairan komisi dengan berbagai persyaratan yang ribet. Google saja yangbesar danpunya banyak publisher tidak seribet itu. Padahal adstars itu PPC yang terbilang sedikit publishernya di Indonesia, bisa dikatakan masih kalah dari PPC lain seperti Kliksaya.

Saya menyarankan kepada teman-teman yang ingin menggunakan atau pasang iklan PPC premium di blognya untuk tidak memakai layanan Adstars karena sudah dipastikan anda akan seperti bekerja tanpa kejelasan. Earning lama dibayarkan, iklan jarang tampil dan ujungnya bisa rugi seperti yang saya alami.

Waktu itu pihak manajemen Adstars pada saat mengirim email pemeberitahuan bahwa telah merubah TOS secara sepihak. Mereka juga menawarkan penghentian kerjasama bagi publisher yang merasa tidak cocok dengan tOS yang baru. Tapi setelah saya kirim permintaan penghentian kerjasama tersebut, dan menanyakan kejelasan komisi yang sudah terkumpul, merak bilang harus sampai minimal payout  sesuai TOS baru untuk dicairkan. Padahal saya ini kanmasih berpegang pada TOS lama dan mereka mestinya cairkan sesuai perjanjian lama yang disepakati kedua pihak. Akhir kata, yang bisa saya katakan Adstars itu sangat tidak profesional, jauh dari kata memuaskan dalam melayani publishernya.

0 Response to "Adstars PPC Indonesia Yang Rugikan Publisher"

Post a Comment

wdcfawqafwef