Sunday, September 28, 2014

Kontroversi PR Matematika Anak SD Kelas 2 di Facebook dan Twitter

Kontroversi PR Matematika Anak SD Kelas 2 - Ba-baru ini ada lagi satu kontroversi yang muncu di media sosial Facebook dan Twitter setelah kehadiran Satpol PP Cantik asal Pandeglang yang lebih dulu gempar di dunia maya. Yang terbaru ini lebih heboh karena melibatkan banyak orang berpendidikan tinggi untuk ikut berbicara dan berkomentar.

Kalau anda rajin membuka media sosial terutama Facebook dan Twitter maka pasti sempat melihat pembicaraan atau status dan twit mengenai kontroversi soal matematika anak kelas 2 SD yang membuat orang bertanya apa sebenarnya jawaban yang tepat untuk soal tersebut. Bahkan sejumlah praktisi atak akademisi yang ahli di bidang matematika ikut turun gunung mengomentarinya. Mahasiswa yang merasa mampu di bidang ini juga ikut meramaikan, bahkan bocah SD sampai pelajar SMP dan SMA juga ikut ambil bagian.

Itulah kehebohannya, dan mungkin anda perlu melihat satu gambar dari foto yang memperlihatkan soal PR Matematika yang jadi kontroversi di media sosial tersebut. Nama pengunggahnya adalah Muhammad Erfas Maulana yang kecewa dengan penilaian guru terhadap jawaban adiknya. Silahkan dilihat gambar di bawah dan nanti akan kami jelaskan pula duduk persoalan yang sebenarnya.


Persoalan inti atau utama dari kehobeohan soal matematika anak kelas 2 SD ini adalah pada jenis soal seperti ini :

4+4+4+4+4+4 = x =

Kalau anda disuruh menjawabnya tentu akan memberi jawaban 4x6 atau 6x4 sama dengan 24. Itu adalah jawaban normal dari seseorang yang awam akan hitungan matematika. Tapi sang guru yang memberi koreksi dan penilaian atas jawaban adik Erfas berdasarkan buku yang ia jadikan pedoman sesuai Kurukulum 2013 yang diberlakukan pemerintah. Jadi apapun sanggahan atas penilaian guru di atas akan berhadapan dengan buku-buku yang disusun berdasarkan kurikulum 2013 yang berlaku.

Sekarang apakah kita mesti berpatokan pada kurikulum atau menilai saja dengan logika berpikir yang ringan. Tentu itu akan jadi pertimbangan bagi setiap orangyang menilainya. Hanya saja kalau di sekolah sudah diatur seperti itu maka siswa mestinya ikut aturan, dan orang tua atau keluarga di rumah harus memahami.

Sempat menjadi kontroversi, foto unggahan Erfas di Facebook akhirnya membuatnya kembali membuat status permohonan maaf kepada sang guru yang pernah dianggapnya keliru dalam memilai. Banyak orang yang mengapresiasi sikap gentle Erfas dan admin pun salut kepada pemuda yang satu ini yang bersedia mengoreksi dan mengakui kekeliruannya. Semoga saja ada soal Matematika anak kelas 2 SD yang heboh di kemudian hari agar menjadi pelajaran berarti bagi kita semua yang melihatnya terutama bagi adik-adik yang masih sekolah.

No comments:

Post a Comment